Blog Image

Blog

FAQ: Beralih ke Reusable Menstrual Pad

December 20, 2018
/
#Belajarzerowaste , Tips
FAQ: Beralih ke Reusable Menstrual Pad image
Pernahkah terpikir oleh kamu kalau urusan dapur dibawah sana bisa membahayakan lingkungan kita? Pembalut yang kita gunakan sehari-hari itu ternyata menjadi salah satu penyumbang sampah terbesar di Indonesia yang tidak bisa di daur ulang dan membahayakan lingkungan karena mengandung bahan-bahan berbahaya.

Pembalut konvensional merupakan salah satu benda yang di produksi in the most unsustainable way and they will end up in the most unsustainable way too - yup, landfill alias Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Berikut beberapa alasan mengapa kita harus berhenti menggunakan pembalut konvensional.

Baca bahaya pembalut selengkapnya disini

Alternatifnya? kamu bisa gunakan OrganiCup, atau Reusable Menstrual pads.
 
Baca juga review OrganiCup disini.

Buat sebagian orang, konsep Menstrual Cup memang agak menyeramkan. Nah, kalau kamu termasuk sebagian orang tersebut, kamu bisa segera mengganti pembalut sekali pakaimu dengan reusable menstrual pads.

Tentang Reusable Menstrual Pads

Reusable menstrual pads adalah alternatif pengganti pembalut sekali pakai yang terbuat dari kain dari bahan microfleece dan microfiber dibagian dalam yang berfungsi untuk menyerap darah menstruasi. Bagain luar reusable menstrual pad terbuat dari kain tahan air untuk menahan darah menstruasi supaya tidak bocor.

Nah, untuk lebih jelasnya, saya dibantu oleh Mishella Saraswati, pengguna reuseable menstrual pads, untuk menjawab beberapa Frequently Asked Questions (FAQ) tentang menstrual pads.

Kenapa beralih ke menspad?
Alasan terbesar karena faktor alergi. Semenjak SMA kalau saya pakai pembalut disposable itu selalu gatal di kulit, apapun mereknya (bisa jadi karena memang saya punya historis alergi kulit, jadi ketika kena bahan kimia sedikit, kulitnya cepat bereaksi, entah itu gatal atau jadi merah2). Jadi saya termasuk strict kalau sudah waktunya ganti pembalut disposable, bisa 2-3 jam sekali. 

Hingga 3 tahun, saya menemukan satu merek pembalut disposable yang cocok, sayangnya pembalut disposable ini produk impor dan ketersediaannya di modern trade pun ngga banyak. Disitulah saya mulai berfikir untuk mencari alternatif, cuma waktu itu belum kepikiran soal menspad ataupun menscup. 

Waktu beli clodi buat anak tahun ini, saya kepikiran kenapa ngga coba beli menspad sekalian aja. Toh secara fungsi kan sebenernya ngga beda jauh antara clodi dan menspad. Karena ibu saya dulu pernah bilang, orang jaman dulu aja pakai kain/handuk ditumpuk2 kalau lagi mens, dan sistemnya cuci pakai. Kenapa saya ngga coba hal yg sama? Ternyata setelah pemakaian pertama, ngga ada reaksi alergi apapun. Lancar-lancar aja.
 
Pemilihan menspad berdasarkan apa?
Awalnya saya pilih menspad berdasarkan penjualan terbanyak (yang suka belanja di market place pasti paham banget soal ini hahaha).

Dari situ mulai dilihat dari sisi review gimana, harga (kalau ini gimana promo toko yaa, maklum emak-emak) terus yang motifnya lucu (ini jujur, karena emang saya suka banget sama motif2 lucu). Baru deh akhirnya nyoba beli satu set yang merek cluebebe (1set: menspad day+menspad night)

Akhirnya Merek apa yang dipilih?
Setelah coba merek cluebebe, saya coba beli merek baby oz karena mereka klaim ada extra insert untuk menspad day. Penasaran, akhirnya langsung beli merek baby oz untuk yang menspad day. Overall, ngga ada masalah dari sisi penggunaan dengan 2 merek itu.

Ukuran menspad ada apa aja?
Ada tiga ukuran,
  1. pantyliner / minipad
  2. day
  3. night
Untuk ukuran menspad nya (dalam -cm), setiap merek punya ukuran masing-masing jadi bisa cek langsung aja ketika beli produknya.
 
Untuk satu siklus menstruasi perlu beli berapa buah? Dan size apa aja?
Kalau saya sistem pemakainnya begini:
Dalam sehari akan pakai 5 menspad day+1 menspad night. Saya ngga langsung nyuci begitu ganti, jadi semua dicuci berbarengan di esok hari nya. Jadi untuk pemakaian satu bulan, saya sedia: 10 menspad day + 2 menspad night.
Kenapa 10+2? Ya itu tadi, saya nyuci tiap hari soalnya.
 
Kalau hujan/bepergian gimana?
Bisa dihitung sih kebutuhannya gimana, jadi bisa sedia lebih menspad jenis day/night. Kalau saya lebih milih nyiapin ekstra jumlah menspad night nya, karena kalau bepergian saya lebih nyaman pakai jenis ini. Jadi balik lagi ke nyamannya penggunaan masing-masing ya

Pakainya berapa lama? Dan perlu Ganti tiap berapa jam?
Saya tipe orang yang disiplin sama urusan kebersihan, jadi penggunaan menspad day max. 4 jam. Karena sepengetahuan saya, kalau lagi mens pertumbuhan bakteri kan mudah banget di area kewanitaan. Jadi harus lebih ekstra bersih dalam hal pergantian menspad.
 
Untuk menspad night, saya biasa pakai max. 6 jam. Pernah sampai 8 jam karena bablas tidur, rasanya sangat tidak nyaman sekali ☹
 
Pernah bocor ga? Kenapa kira2 kalau pernah bocor?
Hampir belum pernah sama sekali. Padahal jaman pakai disposable itu sering bocor kalau pemakaian malam.
 
Cara pencucian dan jemur menspad gimana?
Biasanya begitu waktunya ganti, langsung saya kucek-kucek dulu untung buang darahnya. Kalau setelah itu ada noda ngga bisa hilang, bagian noda nya saya taburi baking soda+cuka terus didiamkan sekitar 30mnt, lanjut bilas air bersih.
Nanti selanjutnya dikumpulkan dengan menspad yang lain untuk di cuci berbarengan.
 
Ketika proses cuci berbarengan, saya nyuci nya pakai Lerak. Kalapun pakai deterjen, biasanya pakai deterjen khusus untuk clodi dan jumlah deterjen nya sedikit.
 
Kalau lagi rajin, yaa dicuci pakai tangan, kalau lagi capek masukin aja ke mesin cuci (menspadnya dimasukkan ke laundry net terlebih dahulu).
 
Biasanya jemur langsung dibawah sinar matahari, karena proses ini membantu banget untuk menghilangkan noda.
Tapi kalau lagi kondisi hujan, yaudah dibantu pakai pengering mesin cuci
 
Stripping perlu ga? Caranya gimana dan tiap berapa kali perlu stripping?
Menurut saya stripping perlu kalau kita sudah mendapati kondisi menspad agak kaku. Biasanya kalau saya, stripping menspad dilakukan 2bulan sekali (karena penggunaan menspad kan ngga tiap hari yaa).
 
Cara gampangnya:
  • rendam menspad yang sudah dicuci bersih dicampuran air hangat(<40 C)
  • tambahkan 1sdt cuka makan
  • 1sdt baking soda selama 15mnt.
Setelah itu tinggal peras hingga busanya hilang.
 
Kalau pas bepergian gimana pakai menspad?
Selalu bawa wetbag.
Kalau saya sih biasanya diperhitungkan bakal diluar rumah berapa jam, jadi bisa kira-kira harus bawa berapa menspad untuk ganti.
Jadi begitu sampai dirumah, tinggal dikimpulkan untuk dicuci bareng